Selasa, 05 Juli 2011

Pembacaan Hadist ba'da Isya 04072011

6.  MEMPERBANYAK  SEDEK AH  DAN MEMBACA  AL-QUR'AN
 
            Memperbanyak sedekah hati dan membaca Al-Qur'an dianjurkan pada setiap waktu, tetapi kedua amalan mulia ini lebih utama bila dilakukan ketika dibulan Ramadhan.
            Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas  ra, dia berkata, Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan dan sifat kedermawanannya lebih nampak ketika bulan Ramadhan, yaitu ketika Jibril menemui  beliau. Jibril menemui beliau pada setiap malam dibulan Ramadhan. Lalu Jibril mengajaknya untuk tadarus Al-Qur'an. Sungguh. Kedermawanan Rasulullah SAW pada bulan Ramadhan melebihi angin yang berhembus.
 
 
7.  MEMPERBANYAK  IBADAH   PADA  SEPULUH  HARI  TERAKHIR  BULAN
     RAMADHAN
 
            Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Aisyah ra, bahwa :  Apabila telah masuk sepuluh hari terakhir (dari bulan Ramadhan), Rasulullah menghidupkan waktu malam beliau, membangunkan keluarga beliau untuk beribadah, dan mengencangkan ikat pinggang (semakin giat dalam ibadah).
            Menurut riwayat Muslim, beliau sangat giat beribadah pada sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan) melebihi ibadah beliau di bulan-bulan yang lain.

Pembacaan Hadist ba'da Shubuh 05072011

607.Bersumber dari Salamah bin Al-Akwa'  ra, ia berkata, "Ketika turun ayat   (berikut) ini, 'WA  'ALALLADZINA YUTHIIQUUNA FIDYATUN THA'AAMU MISKIN (Dan wajib atas orang-orang yang berat berpuasa (jika mereka tidak berpuasa), harus membayar fidyah, yaitu : memberi makan seorang miskin)'. Ada orang yang ingin berbuka dan membayar fidyah. Setelah itu, turunlah ayat berikutnya yang menghapusnya'". (Muslim III:154)
   BERPUASA  DAN  BERBUKA DALAM  SEBULAN
608.Bersumber dari Abdulah bin Syaqiq, ia berkata, 'Aku pernah bertanya kepada   Aisyah ra, 'Apakah Rasulullah SAW pernah berpuasa sebulan penuh ?'. Aisyah menjawab, 'Aku tidak pernah melihat beliau berpuasa satu bulan penuh, melainkan dibulan Ramadhan. Dan tidak (pula) beliau melewatkan sebulan berlalu begitu saja tanpa berpuasa sampai beliau SAW wafat''. (Muslim III:160)

Pembacaan Hadist ba'da Maghrib 04072011

BEBERAPA  HAL  YANG  BERHUBUNGAN  DENGAN  PUASA
  1. Dari Aisyah r.a, ia berkata : "Rasulullah SAW sering dalam keadaan junub karena bersetubuh dengan isterinya, ketika masuk waktu fajar, kemudian beliau mandi dan berpuasa". (HR Bukari dan Muslim)
  1. Dari Aisyah dan Ummu Salamah r.a, mereka berkata : "Rasulullah SAW sering dalam keadaan junub bukan karena bermimpi, ketika masuk waktu fajar kemudian beliau mandi dan terus berpuasa".  (HR Bukhari dan Muslim)

Antara larangan dan keinginan

-----Original Message-----
From: forsimpta [mailto:forsimpta@dakwahkantor.com]

Antara larangan dan keinginan

 

Sahabat seiman –semoga Allah Swt menguatkan azam kita untuk mentaatinya-

Mari kita berfikir sejenak sebelum mengawali aktivitas kita hari ini..

 

Sahabat... ada pepatah yang mengatakan “seseorang sangat cenderung terhadap apa yang dilarang dan sangat merindukan sesuatu yang belum ia dapatkan.” Semakin kuat larangan itu semakin kuat pula keinginan untuk melakukannya. Semakin besar sesuatu keinginan yang belum kita dapatkan, semakin besar pula kerinduan kita terhadapnya.

Dua hal tersebut menyebabkan tergelincirnya hati.. kedua-duanya saling melengkapi menggoda..

 

 

Sahabat...hari ini kita akan mengejar keinginan kita kembali, kita akan menghadapi batasan-batasan larangan Allah Swt. Di perjalanan, di ruang kantor, larangan Allah Swt mencoba menghampiri kita..demikian juga peluang-peluang untuk mendapatkan harapan kita terbuka lebar, sekalipun dihiasi oleh sesuatu yang haram, maka semakin besarlah tarikan untuk melakukannya....

 

 

Sahabat sekalian...., kita akan memulai lembaran hari ini lagi.., raih terlebih dahulu mushaf Al Quran jika pagi ini kita belum membacanya , bacalah dengan penghayatan..jadikan ia sebagai penasihat dari Allah Swt, sempatkan berdzikir sejenak, dan berdoalah semoga Allah Swt membimbing langkah kita, hadirkan Allah Swt dalam pandangan dan hati kita, karena Dialah yang akan memberikan harapan yang kita cari, bagaimana mungkin kita akan melanggar larangannya sementara kita mengharapkan rahmat-Nya?

 

  

Sahabat seiman..

tataplah larangan Allah Swt sebagai kasih sayang Allah Swt, bukan pengekangan...hadirkan keinginan kita yang paling agung, yang kita kejar adalah ridho dan kasih sayang Allah Swt.....Jangan lupa Sahabat... luruskan niat, maksimalkan usaha lalu bertawakkallah, selamat beraktifitas!!! (SaiBah)



"This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee and could contain information that is confidential; If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of e-mail transmission through Internet.”

Senin, 04 Juli 2011

Pembacaan Hadist ba'da Shubuh 04072011

MENGQADHA'  PUASA  YANG TELAH MENINGGAL DUNIA
 
 
 
606.    Bersumber dari Buraidah r a, dia berkata, "Ketika aku sedang duduk-duduk didekat Rasulullah tiba-tiba datanglah seorang perempuan menghadap beliau lalu berujar, 'Sesungguhnya aku telah menshadaqahkan seorang Jariyah (budak perempuan) atas nama ibuku yang telah meninggal dunia. (Lalu bagaimana pendapat Engkau, ya Rasulullah?)'. Kemudian Rasulullah menjawab, 'Kamu pasti mendapat pahala (juga). Dan, kamulah yang berhak memanfaatkan harta pusaka itu'. Kemudian perempuan bertanya, 'Ya Rasulullah, sesungguhnya ibuku masih menanggung hutang puasa Ramadhan, Apakah aku yang harus berpuasa sebagai gantinya ?', Rasulullah SAW menjawab, 'Ya berpuasalah engkau sebagai gantinya !'. Perempuan itu bertanya (lagi), 'Sesungguhnya ibuku belum sempat menunaikan ibadah Haji, Apakah boleh aku menunaikannya sebagai gantinya ?'. Rasulullah SAW menjawab, 'Ya, Laksanakanlah ibadah haji sebagai gantinya !".
 
(Muslim III:156)

Pembacaan Hadist ba'da Isya 02072011

ORANG BEPUASA HARUS MENJAGA
LIDAH DAN ANGGOTA BADANNYA
 
  1. Dari  Abu Hurairah ra, dari Nabi SAW, beliau bersabda : 
    • "Apabila salah seorang diantara kalian terlupa, lalu makan atau minum, maka hendaklah ia melanjutkan puasanya. Karena sesungguhnya  Allah-lah yang telah memberinya makan dan minum".
 
 (HR Bukhari dan Muslim)
 
  1. Dari Laqith bin Shabrah ra, ia berkata : Saya bertanya :
    • "Wahai Rasulullah beritahukanlah kepada saya tentang wudhu".  
Beliau bersabda :
    • "Sempurnakanlah wudhumu, basuhlah sela-sela jarimu dan perdalamlah di dalam menghirup air kedalam hidung, kecuali kamu sedang berpuasa".
 
                                                (HR Abu Dawud dan Turmudzi)
 
 

Kegelapan di bawah cahaya

-----Original Message-----
From: forsimpta [mailto:forsimpta@dakwahkantor.com]

Kegelapan di bawah cahaya

 

Allah swt berfirman, artinya:

“Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api, Maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat Melihat.” (Q.S. Al Baqoroh: 17)

 

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

 

Sahabat seiman, sejuknya udara pagi menyelimuti, menyapa setiap kita yang merindukan kesegaran, tak peduli apakah di rumah tersedia AC, Kipas angin atau alat penyegar lainnya, kesegaran dari Allah Swt jauh lebih nikmat.. demikian pula sinar mentari menerangi, cahayanya lebih menyegarkan tubuh dari penerang manapun.. sayang bila kita tidak merasakan kebaikan yang menyeluruh ini.. 

 

Sahabat seiman, seperti kita yang merindukan kesegaran dari udara dan cahaya, maka kebutuhan kita terhadap hidayah atau petunjuk dari Allah Swt jauh melebihi segalanya. Memang seseorang dapat mendapatkan kesegaran tanpa udara pagi, dapat penerang tanpa sinar mentari..tapi, kesejukan Ac tanpa dzikir adalah kegersangan di ruang dingin, penerang lampu tanpa tafaakur bagai gelap di bawah cahaya…

 

Sahabat seiman, setiap hari Allah Swt menabur embun, mengutus mentari, setiap saat Ia menebar hidayah, siapakah yang hendak mereguk kesegarannya yang tak akan punah, cahayanya yang tak pernah padam, petunjuknya yang tak kian surut.. mari Sahabat, buktikan balas cinta Allah Swt kepada kita melalui prestasi amal hari ini, selamat beraktifitas! (SaiBah) 

 

"Ingat: Ramadhan tinggal: 28 hari lagi"



"This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee and could contain information that is confidential; If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of e-mail transmission through Internet.”