Rabu, 07 Maret 2012

Pembacaan Hadits Ba'da Isya 06032012

Beberapa Hal yang Dimakruhkan
( .....lanjutan.........................
 
Imam Nawawi berkata,
 
"Ketahuilah bahwa yang benar dalam masalah ini adalah sebagaimana yang telah dilakukan oleh para pendahulu, dimana mereka hanya berdiam dan tidak mengucapkan   apapun saat berjalan mengiringi jenazah baik berupa dzikir, pembacaan ayat al-Qur'an ataupun yang lain, karena hal yang sedemikian dapat memberi ketenangan pada jiwa dan dapat mengembalikan pikiran jernihnya setelah melihat jenazah. Inilah yang semestinya dilakukan dan yang benar. Adapun perkara yang sering dilakukan oleh orang yang tidak berpengetahuan, yang berupa mengencangkan suara pada saat mengiringi jenazah dan berbicara yang tidak pada tempatnya, maka para ulama sepakat bahwa hukumnya adalah haram".
 
Syekh Muhammad Abduh, mengemukakan fatwanya berkaitan dengan dzikir dengan keras saat mengiringi jenazah. Ia berkata,
 
"Adapun dzikir dengan sura keras didepan jenazah bagi orang yang meng-iringi dengan berjalan kaki sebagaimana penjelasan dalam kitab Fath Al-Bari, bab al-janazah hukumnya adalah makruh. Jika ia ingin berdzikir, hendaknya ia melakukan dalam hati. Hal seperti ini merupakan sesuatu yang baru yang belum pernah ada di masa Rasulullah, para sahabat, tabi'in dan tabiut tabi'in, dan yang mesti kita cegah".
                                                                                                ( berlanjut..........................
Fiqih Sunnah®

Pembacaan Hadits Ba'da Maghrib 06032012

PAHALA BAGI ORANG YANG 
MENGGEMBIRAKAN ANAK-ANAK
 
Sesungguhnya didalam surga terdapat suatu gedung yang dinamakan Darul Farah (Gedung Kegembiraan), gedung tersebut hanya dimasuki oleh orang-orang yang senang membuat anak-anak gembira.
(Riwayat Ibnu Addi melalui Siti Aisyah r.a)
 
Syarah/Penjelasan :
            Daarul Farah,  artinya rumah atau gedung yang penuh dengan kegembiraan. Kelak di dalam surga terdapat sebuah gedung yang diberi nama Gedung Kegem-biraan, tiada yang memasukinya kecuali hanya orang-orang yang suka membuat gembira anak-anak. Ini menunjukkan menggembirakan anak kecil akan mendatang-kan pahala yang besar, sekilas perbuatan ini terkesan sepele tapi ternyata justru sebaliknya. Maka kalau kita ingin masuk Daarul Farah didalam surga maka bahagiakanlah anak-anak, baik membahagiakan dengan jalan materi seperti mem-beri uang ataupun dengan menghiburnya. Kalau kita punya materi maka berikanlah materi tapi kalau tidak punya maka bahagiakanlah anak kecil dengan cara mem-perlakukannya dengan baik serta menhiburnya.
       
INDEKS Hadits & Syarah®
 

Selasa, 06 Maret 2012

Pembacaan Hadits Ba'da Shubuh 06032012

Berpuasa Pertengahan Bulan Sya'ban

617.    Bersumber dari Imran bin Hushain ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda kepadanya atau kepada yang lain, "Apakah kamu berpuasa pada pertengahan bulan Sya'ban?". Ia menjawab, "Tidak". Beliau bersabda, "Kalau begitu ber-puasalah selama dua hari !".
(HR.Muslim III : 161)
Ringkasan Shahih Muslim®
 

Pembacaan Hadits Ba'da Isya 05032012

Beberapa Hal yang Dimakruhkan
 
            Ada beberapa hal yang dimakruhkan saat mengurus atau berada disamping jenazah, diantaranya adalah :
1.    Mengeraskan suara saat dzikir ataupun membaca (ayat Al-Qur'an).
Ibnu Munzir berkata, saya mendengar satu riwayat dari Qais bin Ubad, ia berkata, sahabat Rasulullah SAW tidak senang mengeraskan suara dalam tiga kondisi; pada saat berada disamping jenazah, pada saat berdzikir dan ketika berada di medan perang.
 
Sa'id bin Musayyib, Sa'id Ibnu Jubair, Hasan, an-Nakhai, Ahmad dan Ishak tidak senang jika ada orang yang mengeraskan suara dengan berkata dibelakang jenazah, "Mintalah pengampunan untuknya"
 
Al-Azuza'i berkata, ucapan seperti ini merupakan perbuatan bid'ah. Fudhail bin Amr berkata, ketika Ibnu Amr berada disamping jenazah, ia mendengar ada yang berkata, Mintalah ampun untuknya, maka Allah SWT akan mengampuninya
 
                                                                                                ( berlanjut..........................
Fiqih Sunnah®

Pembacaan Hadits Ba'da Maghrib 05032012

NASIB ANAK-ANAK YANG WAFAT
SEBELUM BALIGH
 
Anak-anak Imam mukmin berada digunung surga, mereka dipelihara oleh Nabi Ibrahin dan Siti Sarah hingga mereka dikembalikan kepada orang tua masing-masing kelak dihari kiamat.
(Riwayat Baihaki melalui Abu Hurairah r.a)
 
Syarah/Penjelasan :
            Hadits ini menerangkan tentang nasib yang dialami oleh anak-anak orang mukmin yang mati sebelum mencapai usia baligh. Mereka di tempatkan disebuah bukit dalam surga sebelum dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing dibawah asuhan Nabi Ibrahim a.s dan Siti Sarah. Mereka dimasukkan kedalam surga karena belum mempunyai dosa, dan mengenai iman mereka dikaitkan dengan orang tua mereka. Maka beruntunglah orang tua yang ditinggal mati oleh anaknya yang masih kecil, janganlah merasa sedih yang berlebihan kalau ada orang tua yang ditinggal mati oleh anaknya yang masih belum baligh, karena mereka akan langsung dimasukkan ke surga oleh Allah, disamping itu dalam hadits lain dijelaskan kelak mereka akan memberikan syafaat atau pertolongan kepada orang tuanya. Apabila orang tuanya akan dimasukkan kedalam neraka maka mereka akan menarik tangan orang tuanya sampai masuk surga.
           
INDEKS Hadits & Syarah®