Kamis, 27 September 2012

Pembacaan Hadits Ba'da Maghrib 15092012

Menangisi  Mayat
 
(lanjutan ...........................
            Semua hadits di atas diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Sementara pengertian hadits tersebut adalah bahwasanya orang yang meninggal dunia merasakan sakit atas ratapan keluarganya. Sebab, pada hakikatnya orang yang sudah meninggal dunia dapat mendengar tangisan keluarganya dan mengetahui perbuatan yang mereka lakukan.
 
            Haidts di atas bukan berarti bahwa orang yang meninggal dunia akan disiksa sebab dosa tangisan keluarganya, karena seseorang tidak akan menanggung dosa orang lain.
 
            Ibnu Jarir meriwayatkan bahwa Abu Hurairah berkata,
 
"Sesungguhnya amal kalian akan ditampakkan pada keluarga kalian yang sudah meninggal dunia. Jika mereka melihat perbuatan yang baik, mereka akan bahagia. Dan jika mereka melihat perbuatan yang buruk, mereka merasa sedih dan gelisah".
 
            Imam Ahmad dan Tirmidzi meriwayatkan dari Anas ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,
 
"Sesungguhnya perbuatan kalian akan ditampakkan kepada keluarga dan kerabat kalian yang sudah meninggal dunia, Jika perbuatan itu baik, maka mereka amat berbahagia, dan jika perbuatan itu tidak baik, mereka berkata, 'Ya Allah, janganlah Engkau mencabut nyawanya sampai Engkau memberinya hidayah sebagaimana Engaku telah memberi hidayah kepada kami".
 
            Nu'man bin Basyir berkata, ketika Abdullah bin Ruwahah dalam keadaan pingsan, saudaranya yang bernama Umrah menangis dengan ratapan. Setelah sadar, Abdullah bin Ruwahah berkata kepada saudaranya, 'tidak ada yang kamu ucapkan kecuali apa yang yang telah dikatakan kepadaku. Apakah benar seperti itu?'. HR. Bukhari
           
Fiqih Sunnah®

Tidak ada komentar: