Jumat, 19 Oktober 2012

Pembacaan Hadits Ba'da Shubuh 19102012

Meletakkan Kedua Tangan di Lutut
dan Penasakhan Perapatan dan Pensejajaran
Jari-jari Telapak Tangan
 
293.    Bersumber dari Mus'ab bin Sa'ad ra, ia berkata, "Aku pernah shalat disamping ayahku. Aku tempelkan tanganku pada lututku. Kemudian ayahku berkata kepadaku, 'Tempelkan kedua tanganmu di kedua lututmu'. "Kemudian aku melakukan hal itu sekali lagi. Ayahku memukul tanganku sembari mengatakan, 'Sesungguhnya kita dilarang dari melakukan seperti ini, kita diperintah agar menempelkan telapak tangan di lutut'".
(Muslim II : 69)
 
Bacaan dalam Ruku' dan Sujud
 
294.    Bersumber dari Aisyah radhiyallahu anha, ia berkata, "Adalah Rasulullah SAW dalam ruku' dan sujudnya seringkali membaca, 'SUBHAANAKAL LAAHUMMA RABBANAA WA BIHAMDIKA, ALLAAHUM MAGHFIRLII' (Maha Suci Engkau, ya Allah! Rabb kami dan dengan puji-Mu. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku!)'. Beliau merealisasikan perintah al-Qur'an".[1]
(Muslim II : 50)
 
Dilarang  Membaca  Ayat  Dalam  Ruku'  dan  Sujud
 
295.    Bersumber dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhu, ia mengatakan, Rasulullah SAW pernah menyingkap tirai, sementara para sahabat membentuk beberapa shaf di belakang Abu Bakar ra., Kemudian beliau SAW bersabda, "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya tidak tersisa dari kabar gembira mengenai kenabian melainkan sekedar mimpi baik yang dilihat oleh orang muslim atau diperlihatkan kepadanya. Ketahuilah, sesungguhnya aku dilarang membaca ayat al-Qur'an ketika ruku' atau sujud. Adapun ketika ruku', maka agungkanlah Allah pada saat itu; dan adapun ketika sujud, maka bersungguh-sungguhlah memanjatkan doa, karena pasti (doa) kalian akan dikabulkan".[2]
 
            [1].          Maksudnya mengamalkan apa yang diperintahkan Allah dalam al-Qur'an : wasabbih
birabbika wastaghfirhu.
 
                [2].          Bersungguh-sungguhlah dalam berdoa.
 
Ringkasan Shahih Muslim®

Tidak ada komentar: